December 6, 2022

Sabtu (22/10/2022), Honestly Concert telah menambah daftar panjang pangelaran konser yang diadakan setelah pandemi di Yogyakarta. Para penonton tumpah ruah meramaikan acara yang digelar di GOR UNY itu. Line up yang disuguhkan pun berasal dari para penampil papan atas. Ada Danilla, Barasuara, FSTVLST, The Panturas, dan Ucupop feat Onadio Leonardo & Sansan53.

Mile, selaku penonton yang berstatus sebagai mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mengatakan bahwa penampil favoritnya adalah Danilla. Dirinya sudah mengidolakan Danilla sejak 2018 lalu. Plus kecintaannya kepada Danilla lantaran musisi asal Jakarta ini sempat merilis album kedua yang bertajuk ‘Pop Seblay’ pada 22 Februari 2022 lalu.

“Gara-gara album itu mas saya memfavoritkan Danilla. Di mana salah satu lagu kesukaan saya adalah “KIW””. Lagu itu memuat lirik selagi kita bisa tebar pesona, ya tebar pesona aja,” kata Mile sambil tertawa, Sabtu (22/10/2022).

Berbeda dengan Mile, teman perempuan disampingnya yaitu Desta malah mengidolakan The Panturas pada Honestly Concert. Menurut Desta yang juga mahasiswi Universitas Janabadra ini menyukai semua lagu The Panturas yang ada di album ‘Mabuk Laut’ (2018) maupun ‘Ombak Banyu Asmara’ (2021).  

“Kalo ditanya alasan kenapa menyukai lagu-lagu The Panturas, ngak tahu kenapa ya, mas, saya itu kalo suka sesuatu ngak harus ada alasannya,” kata Desta yang sudah mengidolakan The Panturas sejak sekitar tahun 2019-2020.

Jika Danilla dan The Panturas memiliki fans yang begitu antusias, hal itu juga terjadi pada Barasuara. Band asal Jakarta ini terbilang jarang manggung di Yogyakarta. Sehingga membuat penampilannya selalu dinanti-nantikan.

“Semenjak pandemi saya baru menonton konser di Honestly Concert ini. Itu pun karena ada Barasuara. Tapi juga diiringi sama line up lainnya, mas,” ujar Alfandy selaku salah satu penonton di Honestly Concert.

Sebagai warlok Jogja sekaligus mahasiswa UGM, dirinya sudah sejak SMP menyukai Barasuara. Dari mulai album pertama bertajuk ‘Taifun’ (2015), dan album kedua yang berjudul ‘Pikiran dan Perjalanan’ (2019). Kedua album itu menurutnya tidak pernah mengecewakan untuk didengar. “Saya suka lagu-lagu Barasuara karena di berbagai lagunya ada pesan moral yang saya dapat,” pungkas Alfandy.

Tidak berhenti di Barasuara saja, karena ada FSTVLST yang penampilannya tidak pernah sepi akan penonton. Gandhi selaku salah satu personil The Philanthropist (salah satu penampil di Suddenly Stage pada Honestly Concert) mengatakan bahwa FSTVLST adalah band yang selalu memiliki masa, apalagi di Jogja.

“Menurutku FSTVLST itu band-nya anak Jogja banget, mas. Jadi kalo ada konser di Jogja terus ngak ngundang FSTVLST, kok rasanya kurang,” kata Gandhi dengan penuh antusias.

Selain itu, Arlenda yang merupakan kru dari The Philanthropist turut berujar bahwa dirinya sudah sejak lama ditemani oleh lagu-lagu dari FSTVLST. “Saya juga mengidolakan Mas Farid Stevy (vokalis FSTVLST). Dia itu orangnya berkharisma dan kalo pas manggung itu selalu ngangenin,” imbuhnya.  

Lalu sebagai gong dari Honestly Concert, ada Ucupop feat Onadio Leonardo & Sansan53 yang menenami para penonton dengan berkaraoke bersama. Hilda dan Nafisa sebagai penonton tidak menyangka kalau penampil terakhir acara malam itu sangatlah menghibur.

“Tadi pas Ucupop dan kawan-kawannya itu paling seru. Kami ngak nyangka bakalan sepecah itu. Hampir semua penonton di dalam itu sing along. Padahal kami itu berencana mau pulang setelah 2 lagu, kan, tapi kok lagu yang dibawakan mereka kami tahu  semua dan mengingatkan kami ke masa lalu, kami ngak jadi pulang dan nonton sampe akhir,” pungkas Hilda dengan penuh semangat.

Reporter dan Penulis: Khoirul Atfifudin

Penyunting: Khoirul Atfifudin

Sumber gambar: Instagram Honestly Concert

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *